istiqomah

Hari Raya (Sementara)

Perhatikan deh ekspresi orang2, Nak! Keliatan kan bahagianya? Lebaran itu nikmat, Nak, karena didahului dgn pengorbanan. Coba deh kl ujug2 langsung hari raya tanpa ada bulan puasa, Ayah yakin sensasinya beda.

Nanti, Nak, akan ada hari2 dimana pengorbanannya jauh lebih berat dari bulan puasa yg mana aja. Teriknya jauh terik dari matahari summer yg paling terik. Berdirinya jauh lebih lama dari sholat tarawih yg paling lama sedunia. Letihnya jauh lebih letih dari i’tikaf yg paling bikin letih. Kemudian ada deg2 nunggu buku catatan, lalu ada hisab dan mizan, lalu ada shirath. Jalannya kecil, licin, gelap, dan neraka menanti di bawahnya…

Lalu…. jika kita selamat, di ujungnya ada ‘hari raya’. Makanannya jauh lebih nikmat. Gak perlu mikirin kapan abisnya cuti bersama. Bisa liburan ke destinasi yg mana aja, kapan aja, sesukanya, selamanya, tanpa mikirin packing, unpacking dan baju kotor. Dan, mudah2an, kita bisa menikmatinya bersama orang2 tercinta. Hari itulah yg Ayah namakan “HARI RAYA YG SEMPURNA”!

Semoga kita mendapatkannya, Nak. Hari Raya ini hanya lah pit-stop2 kecil utk kembali melaju menuju garis finish yg sebenarnya. Jangan berhenti terlalu lama, jgn terlena, karena perlombaan masih berlanjut…
—–
Allâh Azza wa Jalla berfirman:

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا ۖ حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ ﴿٧٣﴾ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ وَأَوْرَثَنَا الْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاءُ ۖ فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

Dan orang-orang yang bertaqwa kepada Rabbnya dibawa ke surga berombong-rombongan (pula). Sehingga apabila mereka sampai ke surga itu sedang pintu-pintunya telah terbuka dan berkatalah kepada mereka penjaga-penjaganya:”Kesejahteraan (dilimpahkan) atasmu, berbahagialah kamu! maka masukilah surga ini, sedang kamu kekal di dalamnya”. Dan mereka mengucapkan: “Segala puji bagi Allâh yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan telah (memberi) kepada kami tempat ini sedang kami (diperkenankan) menempati tempat dalam surga di mana saja yang kami kehendaki; Maka surga itulah sebaik-baik balasan bagi orang-orang yang beramal”.
[Az-Zumar/39: 73-74]

•••

 

(((CRY A LOT))) 😭😭

 

Bukan tulisan gue melainkan hasil karya temennya si Pacar. Kami biasa menamakannya Om Harvard (karena Beliau memang lulusan Universitas nan tersohor itu) 🙂🙂. Beliau rajin posting islamic reminder semacam tulisan di atas dalam Facebook-nya. Dan si Pacar yang share ke gue via WhatsApp dalam semangat amar ma’ruf nahi munkar. ‎الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي بِنِعْمَتِهِ تَتِمُّ الصَّالِحَاتُ 💗💗

 

[amekucing]
#bethechange

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s