istiqomah

When Social Media is Life

*batuk-batuk cantik* *pedih oh pedih* 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️

Ya, mungkin dia menjaga dirinya dari hal-hal yang mungkin kelak bisa merugikannya saat dihisab oleh Rabbul ‘alamin. ‎مَاشَآءَاللّهُ 💗💗

 

Ya walo Mummy halu tingkat tinggi mbak Gigli, ada dampak positifnya juga lho. Mummy jadi meninjau lagi kegunaan akun-akun media sosial itu, baik untuk diri Mummy sendiri apalagi buat orang lain. Ingatlah ini nduk,

إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَٰئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا  ﴿٣٦﴾؅

Karena pendengaran, penglihatan, dan hati nurani, semua itu akan diminta pertanggungjawabannya. [QS Al-Isrā’ (17):36]

 

Apa yang Mummy posting dan apa yang orang lain dapatkan (lihat/baca) dari posting-an Mummy itu, tak ada keraguan, kelak akan dihisab-Nya. ‎اَسْتَغْفِرُ اَللّهَ الْعَظِیْمَ 😔😔

 

Alhasil belakangan ini Mummy menyikapi bermedia sosial secara personal, apalagi Mummy mengklaim diri Mummy sudah hijrah. Akan sangat inkonsisten bila social media-ing masih ora mutu dan risky for Akhirat-nya Mummy. Tapiii enggak bermedia sosial juga Mummy belon sanggup. Decisions decisions 😛😛

 

Mulai passive dalam tweeting. Ya Allah ini ya mbak Gigli, after centuries akhirnya Mummy bisa nahan diri untuk ndak ‘twitteran’ 🎉🎉. Bila dulu Mummy pikir deactivate akun Facebook adalah aksi radikal *bhihik*, I decided to unfollow non dakwah Twitter account 👋🏻👋🏻.  Ceritanya I choose what I allow to see through my social media gitu dech nak 😬😬. Padahal selain Path, Tumblr, LINE dan Telegram *duh yang terakhir ini*, Mummy reinstall those apps kalo perlu ganti Profile Picture aja 🙈🙈. Kudu seragam banget sama PP akun-akun lainnya! Selalu dan selalu Mummy ‘salahkan’ OCD di dalam pikiran 🐣🐣

 

I’m bringing back my Facebook account to life mbak Gigli 🤣🤣. Ini nih Mummy-nya enggak mau kalah sama temen yang sering dapat posting-an dakwah lebih duluan daripada Mummy dan berdasarkan hasil interogasi *jederrr*, Mummy putuskan untuk ‘mainan’ Facebook lagi supaya juga bisa dapat posting-an dakwah 😆😆. And it’s for myself solely lho nduk. I copy the caption, saving the image, paste it to the message body, attached the image and send it to my Yahoo! account whilst still keeping the sent items in my iCloud account 😎😎. Again, OCD! 🦅🦅

 

Karena isi Facebook itu ibarat nyanyi “Memoriii kau membuka luka lama…” *dududu*, cleaning up is a must! Inget ya mbak Gigli, “All not to be forgotten, but to be respected & cherished” 🙂🙂. Lagipula dalam Facebook ada ‘jutaan’ foto yang pernah Mummy unggah dan belakangan ini Mummy kan sudah ‘undur diri’ dari ‘unjuk diri’. To delete is to fix things menurut Mummy lho ya. Pun foto-foto itu kebanyakan ketika Mummy belon berkerudung. Ah kan, Mummy jadi keingetan “Dosa Jariyah”. أَسْتَغْفِرُكَ وَأَتُوْبُ إِلَيْكَ 😭😭

 

For my own satisfaction, Like lah Facebook Page akun-akun dakwah yang memang manhaj Salaf (sesuai sunnah) seperti Rumaysho, Muslim.or.id beserta versi Muslimah-nya, The Rabbaanians *indeed lah kalo ini*, alhikmahjkt, Bimbingan Islam, BBG Al Ilmu dll. Dibikin sama kayak Twitter, terbatas pada hal yang sekiranya baik & bermanfaat buat diri Mummy kini dan nanti (Akhirat) 😇😇

 

Eeeh, Instagram yang akun atas nama Mummy juga turut lah dibenahi. Setelah hapus-hapus foto selfie/wefie, ‘bhaaay’ akun-akun non dakwah. It’s okay if they will take it personally siy nduk because I do kan 😌😌. Etapi menyisakan closest friends kayak temen-temen Mummy di Genggong Keredongan gitu. Dan tentu saja Mummy’s sister at heartMama Dria&Aksa 💞💞. Adapun akun mbak Gigli konsisten pada peruntukannya: cat is my alter ego, meooowww 😽😽

 

Meanwhile me thinks I’ll give up Path, mbak Gigli. Soalnya yang satu ini sulit dibuat ‘saringannya’. Mummy masih terseok-seok dalam urusan tata kelola hati, nak, kuatir tak sanggup untuk bersabar lihat posting-an Path 😅😅. Enggak di-deactivate, cuman dibikin bak sleeping beauty aja *apasih* 💤💤

 

Mummy bergidik ngeri pas baca ini semalam nduk trus langsung Mummy share ke Tante Pacar:

وَذَرِ الَّذِينَ اتَّخَذُوا دِينَهُمْ لَعِبًا وَلَهْوًا وَغَرَّتْهُمُ الْحَيَاةُ الدُّنْيَا وَذَكِّرْ بِهِ أَن تُبْسَلَ نَفْسٌ بِمَا كَسَبَتْ لَيْسَ لَهَا مِن دُونِ اللَّهِ وَلِيٌّ وَلَا شَفِيعٌ وَإِن تَعْدِلْ كُلَّ عَدْلٍ لَّا يُؤْخَذْ مِنْهَا أُولَٰئِكَ الَّذِينَ أُبْسِلُوا بِمَا كَسَبُوا لَهُمْ شَرَابٌ مِّنْ حَمِيمٍ وَعَذَابٌ أَلِيمٌ بِمَا كَانُوا يَكْفُرُونَ

Dan tinggalkan lah orang-orang yang menjadikan agama mereka sebagai main-main dan senda gurau, dan mereka telah ditipu oleh kehidupan dunia. Peringatkanlah (mereka) dengan Al-Quran itu agar masing-masing diri tidak dijerumuskan ke dalam neraka, karena perbuatannya sendiri. Tidak akan ada baginya pelindung dan tidak pula pemberi syafa’at selain daripada Allah. Dan jika ia menebus dengan segala macam tebusanpun, niscaya tidak akan diterima itu daripadanya. Mereka itulah orang-orang yang dijerumuskan ke dalam neraka. Bagi mereka (disediakan) minuman dari air yang sedang mendidih dan azab yang pedih disebabkan kekafiran mereka dahulu. [QS Al-An’ām (6):70]

 

Apakah Mummy sok suci nak? Iya. Apakah Mummy egois karena cari selamat sendiri nak? Iya dan tidak. Namun ingatlah pesan khalifah Ali bin Abi Thalib radhiyallahu’anhu, “Know your religion. Do not inherit it“. Belajar ya akhi, ya ukhti. Karena kelak kita akan menghadap-Nya sendiri-sendiri.

وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَىٰ كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُم مَّا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ وَمَا نَرَىٰ مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ لَقَد تَّقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنكُم مَّا كُنتُمْ تَزْعُمُونَ

Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa’at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah). [QS Al-An’ām (6):94]

 

 

[amelkucing]
#bethechange

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s